You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Satpel SDA Tanah Abang Kuras Saluran Phb Abdul Jalil
photo Folmer - Beritajakarta.id

Saluran PHB Abdul Jalil Jalan Karet Pasar Baru Timur II Dikuras

Satuan Pelaksana Sumber Daya Air (Satpel SDA) Kecamatan Tanah Abang dikerahkan menguras Saluran Penghubung (PHB) Abdul Jalil, Jalan Karet Pasar Baru Timur II, Kelurahan Karet Tengsin.

menindaklanjuti aspirasi warga dan pantauan lapangan saat hujan lebat mengguyur

Kepala Satpel SDA Kecamatan Tanah Abang, Eli Menawan Sari mengatakan, pihaknya mengerahkan 10 personel untuk menguras Saluran PHB Abdul Jalil sejak tanggal 18 Oktober 2022

"Pengurasan Saluran Penghubung Abdul Jalil menindaklanjuti aspirasi warga dan pantauan lapangan saat hujan lebat mengguyur hingga menimbulkan genangan,” ujar Eli Menawan Sari, Kamis (20/10).

Pengurasan Saluran Phb BI Terus Dikebut

Ia mengungkapkan, Saluran PHB Abdul Jalil berukuran lebar dan tinggi sekitar dua meter dengan endapan lumpur yang dikeruk setebal 30 sentimeter.

"Saluran dikuras hingga ke lapisan dasar secara manual. Sebanyak 1.000 karung disiapkan untuk mengangkut endapan lumpur," ungkapnya.

Ia menargetkan, pengurasan endapan lumpur tersebut ditargetkan rampung sekitar 15 hari.

"Kami juga mengecek tali air di sepanjang Jalan Karet Pasar Baru Timur II untuk memastikan air hujan mengalir lancar ke dalam Saluran Penghubung Abdul Jalil," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5061 personNurito
  2. Hari Pertama JRF 2026, Kualitas Udara Jakarta Lebih Nyaman

    access_time24-10-2026 remove_red_eye1811 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Lahan Tidur di Cijantung Jadi Taman Interaktif Diapresiasi Warga

    access_time23-10-2026 remove_red_eye1757 personNurito
  4. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye1545 personFakhrizal Fakhri
  5. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1527 personAnita Karyati